Waspada! Ini Tanda ASI Sudah Basi yang Perlu Diketahui Parents
Memberikan ASI perah adalah solusi praktis bagi Parents yang aktif, terutama saat sedang bekerja atau bepergian. Namun, penting untuk diingat bahwa kualitas ASI perah bisa menurun bahkan menjadi basi jika tidak disimpan dengan cara yang tepat. ASI basi bisa menyebabkan gangguan pencernaan pada si kecil, seperti muntah atau diare.
Berikut beberapa tanda ASI perah yang sudah tidak layak dikonsumsi:
- Lapisan Lemak Tidak Menyatu
Secara alami, ASI akan membentuk dua lapisan setelah disimpan: bagian atas yang lebih kental dan bagian bawah yang encer. ASI yang masih segar akan menyatu kembali saat digoyangkan perlahan. Jika lapisan tetap terpisah atau bahkan menggumpal, itu bisa menjadi tanda bahwa ASI sudah basi.
- Berbau Tidak Sedap
Aroma ASI biasanya mirip dengan susu sapi. Setelah disimpan atau dibekukan, aromanya bisa sedikit asam atau seperti sabun, dan ini masih tergolong normal. Namun, jika baunya terasa tajam, tengik, atau sangat asam, ASI kemungkinan sudah basi dan sebaiknya tidak diberikan kepada si kecil.
- Rasa ASI Menjadi Asam
ASI yang masih segar rasanya ringan dan manis. Jika terasa asam atau seperti makanan basi, maka ASI tersebut sudah tidak layak konsumsi.
- Perubahan Warna
Warna ASI biasanya putih kekuningan. Jika berubah menjadi kuning pekat, abu-abu, atau tampak keruh, sebaiknya periksa kembali kesegarannya sebelum diberikan kepada si kecil.
Pentingnya Penyimpanan ASI Perah yang Tepat
Penyebab utama ASI perah menjadi basi adalah karena disimpan terlalu lama atau tidak menggunakan wadah yang sesuai. Oleh karena itu, Parents disarankan untuk menyimpan ASI perah dalam wadah tertutup rapat, diberi label tanggal perah, dan disimpan di tempat bersuhu stabil.
Untuk mendukung penyimpanan ASI perah yang lebih aman, khususnya saat bepergian, Parents bisa menggunakan cooler bag.
Solusi Penyimpanan ASI Perah Ketika Bepergian

babyGo Coco Cooler Bag hadir sebagai solusi penyimpanan ASI yang aman dan praktis, terutama saat bepergian. Tas ini dilengkapi high quality thermal foil yang mampu menjaga suhu ASI perah tetap dingin hingga 12 jam dengan bantuan ice gel.
Kapasitasnya luas, dapat menyimpan hingga 14 botol ASI ukuran 100 ml, dan cukup besar untuk menampung botol pumping lengkap dengan corong. Selain itu, tas ini juga dilengkapi dengan 9 organizer, sehingga Parents dapat menyimpan perlengkapan bayi lainnya, seperti lotion, sanitizer, tisu, dan sebagainya secara lebih rapi dan teratur.
Menjaga kualitas ASI perah penting dilakukan agar nutrisinya tetap optimal saat diberikan kepada si kecil.Dengan mengenali tanda-tanda ASI perah basi dan menggunakan wadah penyimpanan yang tepat seperti babyGo Coco Cooler Bag, Parents bisa memberikan yang terbaik bagi tumbuh kembang Si Kecil, tanpa perlu khawatir saat bepergian.
babyGo
Making Parents Life Easier
Sumber:
https://www.alodokter.com/bunda-begini-cara-mengenali-tanda-tanda-asi-basi










